Selamat Datang di Website Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Bengkalis, Visi : "Terwujudnya Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Terbaik serta Peningkatan Investasi Tahun 2021".
 

SEKTOR PARIWISATA

Lokasi : Kecamatan Rupat Utara, Kecamatan Bengkalis
Klasifikasi Proyek : Sektor Pariwisata
Penanggung Jawab : Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga
Pemilik Proyek : Pemerintah Kabupaten Bengkalis
Lahan Tersedia : ± 50 Ha
Pemilik Lahan : Pemerintah Kabupaten Bengkalis

A. URAIAN PROYEK

1. Umum

- Pulau Rupat

Luas Pulau Rupat ± 1.524,85 Km˛, terdiri dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rupat dan Rupat Utara. Pulau Rupat merupakan salah satu pulau terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Selain itu, pulau yang berbentuk seperti gunung kecil di tengah laut luas ini juga memiliki posisi yang sangat strategis, karena langsung berhadapan dengan perairan internasional yang sangat ramai, yaitu Selat Malaka. Demikian strategisnya, sehingga secara bisnis memiliki tingkat kelayakan yang tinggi. Pulau Rupat memiliki nilai jual yang sangat eksotis, karena kapal-kapal asing yang melintas di Selat Malaka bisa langsung dapat merapat ke pulau yang memiliki pantai pasir putih terpanjang di Indonesia ini.

Pantai pasir putih di pulau Rupat membentang sepanjang ± 17 kilometer mulai dari Tanjung Medang, Tanjung Punak (Rupat Utara) sampai Sungai Cingam (Rupat). Pantai yang lebarnya ± 100 meter jika air surut atau ± 7 meter saat air pasang ini memiliki keindahan yang tidak kalah dengan pantai-pantai di pulau Bali.

Setiap tahunnya pantai yang masih alami dan hanya berjarak sekitar ± 30 Mil laut atau ± 45 menit dari Porkdickson (Malaysia), ± 210 Km atau ± 5,5 jam perjalanan dari Pekanbaru (Ibukota Provinsi Riau), atau ± 1,5 jam dari kota Dumai ini, dikunjungi sekitar ± 1.500 wisatawan, khususnya wisatawan domestik.

Kegiatan bertaraf internasional yang pernah dilaksanakan di pantai pulau Rupat ini adalah berenang menyeberangi Selat Malaka non stop mulai dari Pantai Pasir Panjang menuju Porkdickson oleh dua perenang Malaysia, yaitu Ridwan bin Muhammad Syah dan Maya binti Muhammad Syah yang dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2010.

Aktivitas wisata yang dapat dilakukan para wisatawan yang berkunjung ke pantai ini, seperti berjemur (sun burning), selancar angin (wind surfing), selam (scuba diving), memancing (fishing) dan berenang (swimming), Banana Boat, Jet Ski. Event skala nasional seperti Rupat Beach Festifal dan Mandi Safar.

PESONA BETING ACEH DI RUPAT UTARA

Pulau Beting Aceh merupakan salah satu pulau kecil di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis , Riau. Tidak banyak orang mengetahui kalau pasir pantai Beting Aceh ini bisa berbisik, tepatnya berbunyi bila disentuh. Nuansa berwarna putih, dari setiap sudut mata memandang yang terpantul hanyalah putihnya pasir yang mengelilingi pulau kecil indah itu.

Pulau Beting Aceh ini merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia. Posisinya berada dihamparan Selat Malaka. Pulau nan cantik ini kerap dikunjungi terutama ketika akan berlibur akhir pecan. Pulau kecil dengan luas sekitar 2 Ha ini sangat cantik. Hamparan pasir putih membentang diantara laut yang berwarna kebiruan. Ditengah pulau terlihat deretan pohon cemara laut yang bejejer. Bila cuaca sedang panas, pohon-pohon ini menjadi tempat pengunjung berlindung dari sengatan matahari. Ada fenomena unik di pulau tersebut. Pantainya yang berpasir putih akan mengeluarkan suara berderit ketika diinjak atau disentuh tangan. Orang menyebutnya Pasir berbisik.

Pulau ini diperkirakan muncul karena adanya sendimental air laut yang membawa pasir menumpuk hingga menjadi sebuah pulau. Beting artinya gundukan pasir memanjang, namun karena berlangsung lama akhirnya membentuk sebuah pulau. Untuk namanya sendiri memang cukup aneh. Konon pernah ada nelayan aceh yang terdapar disini. Karena itulah pada akhirnya pulau ini dikenal sebagai Beting Aceh. Pulau ini tidak berpenghuni, jadi bagi anda yang ingin mendapatkan ketenangan sangat cocok untuk berkunjung di pulau ini.

Selain pasir yang putih bersih, Anda bisa melihat pasir pantai yang bentuknya seperti ukiran dan terlihat semakin cantik dibawah genangan air laut yang tampak seperti cermin. Bagi anda yang tidak ingin kehilangan moment dan kenangan saat berada dipulau ini bisa berphoto, karena pulau ini memiliki spot photo yang indah yang tidak kalah dari pulau-pulau lainnya.

Waktu yang direkomendasikan untuk pengunjung Beting Aceh ini adalah di sore hari, sekitar pukul 4 hingga 6 sore. Di jam-jam tersebut, kita bisa melihat atraksi burung-burung migran yang melintasi pulau ini. Konon jumlahnya bisa mencapai ratusan bahkan ribuan burung. Selain bisa melihat burung-burung migran, dijam tersebut juga cuacanya relatif lebih adem dibandingkan di pagi atau siang hari.

Bagi anda yang berada di daerah pekanbaru, anda bida menggunakan 2 alternatif akomodasi menuju ke Pulau Bting Acehyaitu melalui perjalanan darat dan juga melalui perjalanan air. Perjalanan menuju Beting Aceh bisa ditempuh dari Desa Tanjung Medang atau dari Teluk Rhu dengan menyewa speedboat warga, anda bisa mencapai pulau terpencil ini dengan waktu 45 menit.

PULAU BENGKALIS

Pantai Selatbaru merupakan pantai terindah kedua di Bengkalis setelah Pantai Rupat Utara. Nama Selatbaru sendiri diambil dari sebuah desa dimana pantai itu berada, yakni Desa Selatbaru, yang juga menjadi Ibukota Kecamatan Bantan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menjadikan pantai tersebut sebagai salah satu objek wisata andalan. Terbukti kawasan itu digelar pesta pantai setiap tahunnya. Pada event tersebut diadakan berbagai perlombaan seperti lomba perahu jong, gasing, dan layang-layang. Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai atraksi kesenian dan budaya tradisional daerah setempat.

Pantai Selatbaru memiliki hamparan pantai yang landai dan berpasir halus sepanjang 2 kilometer dengan jarak sekitar 200 meter dari bibir pantai. Gelombang laut di pantai ini relatif stabil, tidak lebih dari 1 meter, kecuali pada musim angin utara. Dari tempat ini membias biru Gunung Ledang di negeri Jiran, Malaysia. Konon, di gunung itulah Hang Tuah dan Hang Jebat berkelahi. Sambil menikmati desir angin dan riak gelombang laut dari Selat Melaka, kehadiran elang laut yang terbang sambil memangsa ikan di pinggir pantai, menjadi pemandangan menarik bagi pengunjung.

Diwilayah pantai ini setiap tahunnya diadakan acara seperti lomba perahu jong, gasing dan layang-layang, pengunjung juga dapat menonton beberapa kesenian tradisional dan atraksi budaya setempat. Dari pantai ini pengunjung atau wisatawan dapat menyaksikan bias biru gunung ledang dari negara tetangga, Malaysia, sambil menikmati angin laut dan riak gelombang dari Selat Malaka, adapula kehadiran elang laut yang memangsa ikan dilaut menjadi pemandangan menarik lainnya bagi para pengunjung ataupun wisatawan.

Pantai Selatbaru terletak di utara ibukota Kabupaten Bengkalis. Berjarak kurang lebih 17 (tujuh belas) kilometer dengan jarak tempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Dari Pekanbaru, pengunjung dapat menggunakan transportasi air dengan mengarungi Sungai Siak menuju pelabuhan Bengkalis. Jarak tempuhnya sekitar 5 (lima) jam. Akses lain yang dapat digunakan pengunjung adalah jalur darat. Yaitu, naik bus dari Pekanbaru menuju kabupaten Siak melewati jalur lintas timur Sumatera. Jarak tempuhnya lebih kurang 2 (dua) jam. Dari pelabuhan Siak, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan kapal cepat menuju pelabuhan Bengkalis dengan jarak tempuh sekitar 2 (dua) jam.

Di kawasan ini juga dilengkapi dengan pelabuhan bertaraf internasional yang tinggal menunggu waktu pengoperasiannya dan kapal penyebrangan ferry (RO-RO) menuju Sungai Pakning, yang menghubungkannya dengan Riau daratan dan kota-kota lain di Sumatera.

2. Kondisi Eksisting

Pengembangan pulau Rupat sebagai tujuan wisata bukan saja menjadi program pembangunan di Kabupaten Bengkalis, tetapi juga di Provinsi Riau. Hal ini dapat dilihat dari kebijakan strategis pembangunan bengkalis maupun Riau serta kebijakan Pemerintah Pusat untuk program kawasan maritim dan wilayah perbatasan. Karena itu berbagai fasilitas pengembangannya sudah dibangun, baik oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis maupun Provinsi Riau, seperti akses jalan, dermaga pelabuhan ferry penyeberangan (Roll on/Roll of atau Ro-Ro) menuju Malaka di Desa Tanjung Medang (Ibukota Kecamatan Rupat Utara) dan pembangunan pelabuhan ferry penyeberangan dari Kota Dumai menuju Kelurahan Tanjung Kapal (Kecamatan Rupat).

Selain sebagai kawasan wisata unggulan, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau, Rupat bersama Dumai dan Duri dirancang menjadi salah satu kawasan segitiga andalan untuk pusat pertumbuhan ekonomi baru di Riau.

Sebagai kawasan terluar Indonesia, pembangunan Pulau Rupat juga menjadi perhatian dan prioritas Pemerintah Pusat. Implementasinya bertempat di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat pada 15 Oktober 2009, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi secara resmi telah mencanangkan dimulainya pembangunan Kota Terpadu Mandiri Pulau Rupat.

C. PERAN PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

Sesuai peraturan perundangan-undangan Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan memberikan berbagai kemudahan kepada para investor, berupa:

  • Penyediaan sarana dan prasarana pendukung
  • Percepatan pemberian izin
  • Memberikan jaminan keamanan investasi
  • Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah membebaskan 50 Ha hibah desa untuk proyek pembangunan Pulau Rupat sebagai tujuan wisata
  • Bersama Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis membangun jalan poros antara Batupanjang (ibukota Kecamatan Rupat) menuju Tanjung Medang (ibukota Kecamatan Rupat Utara). Jalan sepanjang 90 km ini merupakan akses utama menuju Pantai Lapin dan Pantai Pesona tersebut.
  • Pembangunan pariwisata di Rupat Utara sharing program dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kementerian dan Provinsi Riau.

- Peraturan Daerah

  1. Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalius Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Mennengah Daerah Kabupaten Bengkjalis Tahun 2016-20121.

- Lisensi

  1. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis
  2. Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis

Bentuk Investasi

  1. Penanaman Modal dalam Negeri (PMDN) atau Penanaman Modal Asing (PMA)
 
DATA TERKAIT :
     
    Perizinan Sektor Pertanahan

    Link Website